ElektraNews.Com - Majalah Elektra

 

November 05, 2012 17:59

Mengukur resiko, pengorbanan dan imbalan dari karir

 

 

 

Setelah tamat dari USU, mendapat pekerjaan di Medan dengan gaji 7 juta sebulan, adalah besar. Tapi mendapat gaji 8 juta sebulan untuk bekerja di pabrik tembaga di puncak gunung di propinsi papua, adalah kecil. Artinya gaji besar bukanlah satu-satunya parameter dalam mengukur karir. Setidaknya ada 3 hal yang perlu dipertimbangkan yaitu resiko, pengorbanan baru imbalan, mungkin bisa ditambah dengan kepuasan bathin.

Kesempatan untuk jadi pengurus partai politik saat ini tertutup untuk pegawai negeri, TNI polri dan sebagian BUMN pemerintah (mungkin BCA yang mengaku juga bumn, aturannya tidak seketat bumn yang karyawannya adalah pegawai negeri). Anggaplah anda adalah pengusaha sukses yang mempunyai beberapa toko. Trus menjadi pengurus partai politik. Satu hal yang pasti, jika terdapat 24 partai politik, mana pengurus dan simpatisan dari 23 partai politik lainnya akan memusuhi anda. Seandainya terdapat satu saja diantara yang memusuhi itu berpikir tidak rasional, maka pada musim pemilu, toko-toko anda menjadi target nomor satu untuk dibakar. Tentu asuransi akan menolak untuk membayar claim jika dalam surveynya mereka menemukan bahwa kemungkinan besar terbakarnya toko anda adalah karena keterlibatan anda sebagai pengurus partai politik. Rumah Amien Rais pernah dibakar. Showroom Haji Kalla pernah di bom. Akbar tanjung dkk pernah diusahakan untuk dipenjarakan dan banyak kasus lainnya membuktikan bahwa resiko tersebut benar adanya. Jadi tentulah selama menjadi pengurus partai politik anda harus mengumpulkan uang halal beberapa miliar rupiah sehingga kalau toko anda dibakar, anda masih untung.

Bagi anda yang bekerja di perusahaan besar seperti PT Telkom, PLN dll, jelas resiko pekerjaan yang paling bikin bete adalah kecilnya kemungkinan untuk bekerja di satu tempat. Mungkin setelah wajib militer yang melelahkan, anda ditempatkan di pasuruan. Setelah bekeluarga, bikin rumah, istri berkarir di pasuruan dan anda sudah menguasai bahasa setempat, eh dipindahkan ke madiun. Setelah rumah selesai di madiun, eh dipindahkan ke bali. Trus setelah rumah hampir selesai di bali, dipindahkan lagi ke madura. Akhirnya bete sendiri. Apalagi yang dipindahkan antar pulau antar propinsi.

Lain lagi ceritanya dengan mereka yang harus bekerja di lokasi proyek, baik itu pertambangan, perminyakan, proyek property dan lain-lain apalagi di luar negeri, anda harus bersedia bekerja di site dan berpisah dengan keluarga berbulan-bulan. Pas pada saat pulang kerumah, anda akan disambut oleh putri kesayangan anda dan bilang : 'Om nyariin siapa ? mama lagi ke pasar dan papa lagi nyari duit di tengah laut.' (karena putri kecil anda sudah lupa dengan anda saking lama ditinggalkan).

Sedikit orang yang bekerja sampai pensiun di tempat pertama berkarir. Pada umumnya sebelum usia 35 tahun, orang masih mencari jati diri dan sering berpindah kerja, baru setelah usia diatas 35 tahun memantapkan diri untuk memilih karir di satu tempat. Satu dua orang memang sama sekali tidak berniat untuk bekerja dalam waktu lama dalam hidupnya, tapi ini butuh banyak pengorbanan, butuh keahlian lebih agar tetap bisa diterima, karena setelah usia 35 tahun, anda tidak bisa lagi melamar pekerjaan untuk jabatan electrical enginering, dll. Jabatan yang masih menghargai anda hanyalah jabatan top management. Namun tentu untuk itu perlu kerja keras, dan memiliki ilmu tidak hanya sebatas masalah engineering, tapi juga management, hrd, finance, marketing, accounting, legal dll.

Untuk rekan-rekan yang baru tamat. Adalah penting banyak bertanya, baik kepada abang-abang satu jurusan maupun kepada pihak lain, mengenai resiko, pengorbanan dan imbalan yang disediakan oleh satu perusahaan. jangan hanya terfokus pada imbalan dan mengabaikan faktor lainnya. Banyak di antara kita yang tidak bisa terlalu jauh dari orang tua karena kondisi kesehatan orang tua atau calon mertua. Kalau anda ada uang agak 200 ribu. Ada baiknya anda konsultasi dengan psikolog atau pihak lain yang akan memberi gambaran kepada anda tentang sifat-sifat anda dan memberi saran tentang karir apa yang cocok dengan sifat anda.

 

Info :

 

 

 

 

 

 

 

           Home           

           Sitemap & Artikel Lainnya           

 

 Powered by 

 mesinantrian.com 

 hitech-plaza.com 

 hitechindonesia.com